Siang ini aku kelamaan berdandan ya sampai kamu harus menunggu lama dan kepanasan?
Mukamu yang jutek dengan pelit kata-kata hari ini rasanya bikin cuaca tambah panas. Kamu tahu ngga, yang, apa yang aku rasa kalau raut muka dan mimikmu seperti tadi itu? di balik boncengmu siang ini seperti ada yang mengganjal di leher, seperti ada yang tertahan di pelupuk mata, seperti ada yang sesak di ulu hati.
Didiamkan itu rasanya seperti sendiri tak ada partner padahal kita hanya berjarak bahkan 10 centimeter pun tak ada.
Maaf ya, kadang kerudung yang aku pakai tak bisa diajak kompromi, sampai-sampai memakan waktu dan membuatmu menunggu.
Cuma hal sepele saja aku amat sangat tak tertarik dengan pertemuan singkat hari ini karena lengkap dengan jutekmu dan kata-kata yang sedikit bernada tinggi ketika aku tak dengar dan balik bertanya ‘ha? apa, yang?’
Yasudah, aku mau lanjut mengerjakan skripsi.
Semoga ini bukan karena aku yang sangat perasa, masa PMS ku juga sudah lewat, jadi memang begini adanya.